Jurnal Prodi Agribisnis https://jurnal.uss.ac.id/index.php/kaliagri <div class="description">Jurnal KaliAgri (<a title="detil clarias" href="http://u.lipi.go.id/1605347535" target="_blank" rel="noopener">ISSN Online :<span style="font-family: helvetica; font-size: small;"><span style="font-family: helvetica; font-size: medium;"> 2774-714X</span></span></a>) merupakan kumpulan dari artikel-artikel Argibisnis yang diterbitkan oleh Program Studi Agribisnis Universitas Sumatera Selatan dan sarana publikasi hasil penelitian dari dosen maupun mahasiswa. Jurnal ini memuat artikel yang belum pernah dipublikasi sebelumnya.</div> <div class="description">Penerbitan Jurnal ini dilakukan sebanyak 2 (dua) kali dalam satu tahun yaitu bulan Juni dan Desember</div> <div class="description"> </div> en-US yuwintinearti@uss.ac.id (Yuwinti Nearti, S.P., M.Si) enenwijayanti@uss.ac.id (Enen Wijayanti, S.P., M.Si) Wed, 18 Nov 2020 00:00:00 +0700 OJS 3.3.0.5 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Persepsi Petani Terhadap Kriteria Lingkungan Dalam Pembiayaan Sektor Agribisnis Kelapa Sawitdi Kabupaten Musi Banyuasin https://jurnal.uss.ac.id/index.php/kaliagri/article/view/22 <p>Ketetapan pemerintah terhadap kriteria lingkungan pada perkebunan kelapa sawit, menjadi syarat pemberian pembiayaan kepada petani kelapa sawit merupakan latar belakang penelitian ini dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan kriteria lingkungan dalam pembiayaan sektor agribisnis kelapa sawit di Kabupaten Musi Banyuasin (2) Menganalisis persepsi petani terhadap kriteria lingkungan dalam pembiayaan sektor agribisnis kelapa sawit di Kabupaten Musi Banyuasin (3) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani terhadap kriteria lingkungan dalam pembiayaan sektor agribisnis kelapa sawit di Kabupaten Musi Banyuasin. Dari hasil analisis data yang dilakukan menggunakan AMOS (Analysis of Moment Structure) dan estimasi atau pendugaan terhadap populasi yang menggunkan SEM (Structural Equation Modeling ) serta hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) terdapat tujuh aspek kriteria lingkungan dalam pembiayaan sektor agribisnis kelapa sawit di kabupaten Musi Banyuasin, (2) hasil pengukuran persepsi petani terhadap kriteria lingkungan dalam pembiayaan sektor agribisnis kelapa sawit di Kabupaten Musi Banyuasin pada petani plasma berada pada kriteria penilaian setuju, pada petani swadaya berada pada kriteria penilaian tidak setuju, (3) Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi petani terhadap kriteria lingkungan dalam pembiayaan sektor agribisnis kelapa sawit di kabupaten Musi Banyuasin berdasarkan hasil analisis SEM pada petani plasma dan swadaya adalah pada petani plasma secara signifikan dipengaruhi oleh faktor individu, faktor ekonomi, dan faktor lingkungan sosial. Pada petani swadaya secara signifikan dipengaruhi oleh faktor individu dan faktor ekonomi.</p> Enen Wijayanti, Muhammad Yazid, Yunita Copyright (c) 2020 https://jurnal.uss.ac.id/index.php/kaliagri/article/view/22 Wed, 18 Nov 2020 00:00:00 +0700 Model Pembiayaan Peremajaan pada Perkebunan Plasma (Studi Kasus di PT. Hindoli Kabupaten Musi Banyuasin https://jurnal.uss.ac.id/index.php/kaliagri/article/view/23 <p>Lokasi penelitian di perkebunan kelapa sawit PT. Hindoli Musi Kabupaten Banyuasin (MUBA) yang merupakan studi kasus pada KUD Sumber Jaya Lestari Kecamatan Mekar Jaya Keluang, Desa KUD Bersama Makmur Kecamatan Srimulyo Kecamatan Tungkal Jaya dan TPAK Manunggal (KUD Mukti Jaya) Desa Bumi Kencana Kecamatan Keluang . Objek yang digunakan dalam penelitian adalah petani plasma yang kebunnya akan melakukan peremajaan. Metode penelitian adalah metode survei yang dilakukan di tiga KUD, tiga desa dan tiga kecamatan di perkebunan plasma milik PT. Hindoli. Data yang dikumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder diperoleh melalui wawancara langsung dengan menggunakan kuesioner yang telah disiapkan. Pengolahan tabulasi data dan pengujian hipotesis dengan analisis kualitatif dan kuantitatif yaitu: 1) sinking fund dengan tabungan (sinking fund factor) sedangkan pinjaman bank (capital recovery factor) serta rumus nilai waktu uang (anuitas), 2) Metode Analisis Kriteria investasi adalah Net B / C, NPV, IRR, Payback Period (PP) untuk analisis kelayakan finansial, 3) Analisis Sensitivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata produksi Tandan Buah Segar (TBS) pada buah kelapa sawit adalah 27.364 kilogram per hektar, sedangkan harga rata-rata Rp 1.396 per hektar dimana total pendapatan Rp 38.624.178 per hektar. Model pembiayaan dalam penyediaan dana replanting yang baik dilakukan dengan modal sendiri dan pinjaman Idapertabun, dalam analisis keuangan modalnya sendiri memberikan nilai yang sangat layak untuk dijalankan sedangkan nilai yang paling sensitif adalah penurunan harga output sebesar 35 persen terjadi pada model pembiayaan dengan modal sendiri dan pinjaman bank.</p> Yuwinti Nearti, Maryadi, Elisa Wildayana Copyright (c) 2020 https://jurnal.uss.ac.id/index.php/kaliagri/article/view/23 Wed, 18 Nov 2020 00:00:00 +0700 Analisis Perbandingan Penerapan GAP Pada Petani Peserta dan Non Peserta Program Kebun Kelapa Sawit Rakyat di Kabupaten Bangka https://jurnal.uss.ac.id/index.php/kaliagri/article/view/24 <p>Penelitian ini bertujuan mengukur penerapan GAP pada petani peserta dan non peserta Program Kebun Kelapa Sawit Rakyat (KKSR), membandingkan produksi dan pendapatan usaha tani petani peserta dengan petani non peserta Program KKSR serta menganalisis pengaruh penerapan GAP melalui kegiatan teknik budidaya, pengelolaan kebun, panen, kepesertaan program serta tahun tanam terhadap pendapatan usahatani kelapa sawit petani peserta dan non peserta Program KKSR di Kabupaten Bangka. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Analisa data menggunakan analisis parametrik kasus dua nilai tengah contoh pengamatan tidak berpasangan dan model regresi linear berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Penerapan GAP dalam kegiatan teknik budidaya, pengelolaan kebun serta panen tandan buah segar (TBS) oleh petani peserta Program KKSR sudah baik sedangkan pada petani non peserta berada dalam kategori sedang. 2). Produksi dan pendapatan usaha tani kelapa sawit petani peserta lebih tinggi daripada petani non peserta Program KKSR. 3). Penerapan GAP dalam kegiatan pengelolaan kebun, kegiatan panen TBS, kepesertaan serta tahun tanam berpengaruh nyata terhadap pendapatan usaha tani kelapa sawit petani peserta dan petani non pesertaProgram KKSR.</p> Budi Fachrudin, Muhammad Yazid, Yunita Copyright (c) 2020 https://jurnal.uss.ac.id/index.php/kaliagri/article/view/24 Wed, 18 Nov 2020 00:00:00 +0700 Efektivitas Media Komunikasi bagi Petani padi di Kecamatan Gandus Kota Palembang (Kasus Program Ketahanan Pangan di Kecamatan Gandus) https://jurnal.uss.ac.id/index.php/kaliagri/article/view/27 <p>Media komunikasi adalah saluran atau jalur yang dilalui pesan untuk sampai ke khalayak. Komunikasi menjadi efektif jika berdampak pada tercapainya pengetahuan, sikap dan tindakan. Pada efek kognitif meliputi peningkatan kesadaran, pembelajaran dan pengetahuan tambahan. Afektif mencakup efek yang terkait dengan emosi, perasaan, dan sikap. Konatif mencakup efek yang terkait dengan perilaku dan niat untuk melakukan sesuatu dengan cara tertentu. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juni sampai dengan Agustus 2011. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) mengidentifikasi faktor-faktor yang berhubungan dengan efektivitas media komunikasi petani padi, 2) mengukur efektivitas media komunikasi bagi petani padi, 3) ) Menganalisis hubungan antara keterpaparan media dengan keefektifan komunikasi media, 4) Menganalisis keterkaitan antara evaluasi media komunikasi dengan efektivitas komunikasi media. Lokasi pengambilan sampel ditentukan secara purposive. Jumlah petani 76 diambil secara simple random sampling. Temuan penting penelitian ini adalah: 1) Faktor-faktor yang berhubungan dengan efektivitas media komunikasi bagi petani padi adalah umur, pengalaman, paparan televisi, dan evaluasi interpersonal media, 2) Ketahanan pangan di Gandus tergolong dalam kategori baik.</p> Rahmah Awaliah, Ninuk Purnaningsih, Djoko Susanto Copyright (c) 2020 https://jurnal.uss.ac.id/index.php/kaliagri/article/view/27 Mon, 23 Nov 2020 00:00:00 +0700 Kajian Rantai Pasok Biji Kakao Rakyat di Nagari Sungai Talang Kecamatan Guguak Kabupaten Limapuluh Kota https://jurnal.uss.ac.id/index.php/kaliagri/article/view/28 <p>Pengembangan kawasan tanaman kakao di Nagari Sungai Talang seharusnya diikuti oleh manajemen rantai pasok, sehingga perlu suatu studi tentang rantai pasok biji kakao. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) menganalisis mekanisme rantai pasok biji kakao di Nagari Sungai Talang dengan pendekatan kerangka FSCN (Food Supply Chain Network) Van der Vorst, (2 menganalisis kinerja rantai pasok biji kakao di Nagari Sungai Talang dengan efisiesi pemasaran operasional menggunakan analisis margin pemasaran, farmer’s share, dan rasio keuntungan terhadap biaya dan (3) menganalisis dominasi pelaku lembaga pemasaran dalam rantai pasok dengan menggunakan perhitungan indeks monopoli. Penelitian ini dilaksanakan di Nagari Sungai Talang, Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Lokasi penelitian ini dipilih secara sengaja (purposive) berdasarkan pertimbangan Nagari Sungai Talang merupakan salah satu sentra pengembangan kakao dan penghasil kakao terbesar di Kabupaten Limapuluh Kota. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober 2018 sampai November 2018. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey dengan mengabil sampel dari 34 orang dari total 149 dan 11 responden lain diseleksi dengan menggunakan metode bola salju (snowball sampling).Metode pengolahan data dalam penelitian ini dianalisis secara deskriptif, kualintatif dan kuantitatif untuk mengidentifikasi dan menganalisis mekanisme rantai pasok biji kakao rakyat di Nagari Sungai Talang dijelaskan secara analisis kualitatif sesuai dengan kerangka FSCN dan untuk menganalisis dan mengukur kinerja rantai pasok biji kakao rakyat di Kabupaten Limapuluh Kota menggunakan efisiensi pemasaran operasional yang terdiri dari margin pemasaran, farmer’s share dan rasio keuntungan terhadap biaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) berdasarkan kerangka analisis Food Supply Chain Network (FSCN), rantai pasok biji kakao di Nagari Sungai Talangbelum memenuhi kriteria yang diinginkan dalam kerangka analisis deskriptif FSCN pada elemen proses bisnis dan manajemen rantai, (2)Kinerja rantai pasok menujukan pemasaran biji kakao di Nagari Sungai Talang secara operasional sudah efisien dan saluran pemasaran yang paling efisien adalah saluran pemasaran I yaitu saluran pemasaran dari petani ke pedagang besar dengan margin pemasaran 8,57 persen, nilai farmer’s share 91,43 persen dan rasio keuntungan 1,82 dan (3) berdasarkan perhitungan nilai indeks monopoli semua lembaga pemasaran dalam rantai pasok biji kakao di Nagari Sungai Talang memiliki dominasi atau kekuatan dalam monopoli pasar dan pelaku yang memiliki dominasi paling kuat adalah pedagang nagari pada saluran 2 dengan nilai indeks monopoli sebesar 3,02.</p> Rama Sherina, Maryadi, Elisa Wildayana Copyright (c) 2020 https://jurnal.uss.ac.id/index.php/kaliagri/article/view/28 Mon, 23 Nov 2020 00:00:00 +0700