Clarias : Jurnal Perikanan Air Tawar https://jurnal.uss.ac.id/index.php/clarias <p>Jurnal Perikanan Air Tawar (CLARIAS) (<a title="detil clarias" href="http://u.lipi.go.id/1606995229" target="_blank" rel="noopener">ISSN Online : <span style="font-family: helvetica; font-size: small;"><span style="font-family: helvetica; font-size: medium;">2774-244X</span></span></a>) merupakan jurnal program studi ilmu perikanan fakultas pertanian Universitas Sumatera Selatan berisikan makalah berkualitas hasil penelitian dibidang ilmu perikanan dengan cakupan kajian yaitu Budidaya Perairan, Nutrisi Makanan Ikan, Pengolahan Pasca Panen Perikanan, lingkungan Perairan dan Bisnis Perikanan.</p> en-US sellyratnasari@uss.ac.id (Selly Ratna Sari, S.Pi. M.Si) raudhatussaadah@uss.ac.id (Raudhatus Sa'adah) Wed, 02 Dec 2020 00:00:00 +0700 OJS 3.3.0.5 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 KELANGSUNGAN HIDUP LOBSTER PASIR Panulirus homarus YANG DIPELIHARA PADA SISTEM RESIRKULASI https://jurnal.uss.ac.id/index.php/clarias/article/view/52 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi padat tebar terhadap tingkat kelangsungan hidup dan respon fisiologis terbaik pada pemeliharaan lobster pasir yang dipelihara pada sistem resirkulasi. Penelitian dilaksanakan dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan kepadatan lobster pasir berbeda, yaitu kepadatan 15 ekor/m<sup>2</sup>, 25 ekor/m<sup>2</sup> dan 35 ekor/m<sup>2</sup> dengan 2 kali ulangan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan lobster berukuran bobot rata-rata 83.13±1.11 g yang dipelihara selama 30 hari. Parameter yang diamati dalam penelitian ini meliputi kualitas air, respon fisiologi seperti frekuensi molting dan kinerja produksi. Hasil penelitian menunjukkan padat penebaran lobster <em>Panurilus homarus</em> terbaik adalah kepaadatan 35 ekor/m<sup>2 </sup>&nbsp;dengan kelangsungan hidup mencapai 95,71%, frekunsi molting mencapai 14,3% dan koversi pakan selama penelitian adalah 7,1. Bobot dan panjang akhir yang dari setiap perlakuan adalah 113,72±7,34 gram dan 128,21±1,76 cm. Padat penebaran tertinggi mampu meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam produksi budidaya, meskipun pada parameter pertumbuhan, tingkat kelangsungan hidup dan respon fisiologi tidak menunjukkan hasil berbeda nyata pada tiap perlakuan.</p> Donny Prariska, Eddy Supriyono, Dinar Tri Soelistyowati , Rizki Eka Puteri, Selly Ratna Sari, Raudhatus Sa'adah, Guttifera Copyright (c) 2020 https://jurnal.uss.ac.id/index.php/clarias/article/view/52 Wed, 02 Dec 2020 00:00:00 +0700 PERBAIKAN TEKSTUR IKAN LELE (Clarias gariepinus) ASAP DENGAN GAMBIR (Uncaria gambir Roxb) SEBAGAI POTENSI USAHA DI DESA SUNGAI DUA https://jurnal.uss.ac.id/index.php/clarias/article/view/53 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Tekstur Ikan lele Asap yang diberikan gambir dengan lama perendaman dan konsentrasi yang berbeda. Perlakuan pada penelitian ini yaitu konsentrasi larutan gambir (0 sampai 6%) dan lama Perendaman (15 sampai 45 menit).&nbsp; Analisis data yang dilakukan menggunakan model Eksperimental dan Deskriptif. Penelitian ini dapat menghasilkan tekstur daging ikan yang masih empuk atau tidak keras. kesimpulan Ikan lele asap dengan perendaman gambir terbukti menghasilkan ikan lele asap yang lebih baik dibandingkan tanpa perendaman gambir terutama menghasilkan tekstur lembut di dalam dan keras di luar. Perlakuan terbaik diperoleh pada Perlakuan A3B1 sebagai tekstur yang <em>peak load</em> tidak terlalu lembut dan <em>final load</em> tetap dengan tekstur tidak terlalu keras. Sehingga Usaha ini dapat dilakukan di Desa Sungai Dua sebagai Potensi yang menjanjikan.</p> Selly Ratna Sari, Guttifera, Rindit Pambayun , Agus Wijaya, Donny Prariska, Rizki Eka Puteri Puteri Copyright (c) 2020 https://jurnal.uss.ac.id/index.php/clarias/article/view/53 Wed, 02 Dec 2020 00:00:00 +0700 Karakteristik Sensoris Microwaveable Kemplang Palembang dengan Perbedaan Ketebalan dan Level Daya pada Proses Pematangan https://jurnal.uss.ac.id/index.php/clarias/article/view/54 <p>Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kesukaan konsumen terhadap kempalang Palembang yang dimatangkan dengan menggunakan <em>microwave oven</em>. Penelitian ini melakukan pengujian organoleptik dengan menggunakan metode uji hedonik, terhadap aroma, rasa, dan tekstur (kerenyahan) kemplang Palembang. Pengujian dilakukan dengan menggunakan&nbsp; 25 panelis, dan dinilai pada skala&nbsp; 1 – 7. Hasil uji organoleptik dianalisis dengan statistik non parametrik menggunakan uji <em>Friedman-connover</em>. Faktor yang digunakan dalam penelitian ini adalah faktor C (ketebalan kerupuk: C1 = 3mm, C2 = 4mm, C3 = 5mm) dan faktor D (level daya: D1 = <em>automatic </em>W, D2 = 560 W). Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor tertinggi tingkat kesukaan panelis terhadap aroma kemplang terdapat pada perlakuan C1D1 (ketebalan 3 mm, <em>automatic</em> watt) dan C1D2 (ketebalan 3 mm, 560 watt) sedangkan untuk skor tertinggi tingkat kesukaan panelis terhadap tekstur kemplang terdapat pada perlakuan C1D1 (ketebalan 3 mm, <em>automatic</em> watt) sedangkan untuk aroma kemplang menunjukan hasil berpengaruh tidak nyata.</p> <p>&nbsp;</p> Guttifera, Selly Ratna Sari, Filli Pratama, Tri Wardani Widowati, Donny Prariska Copyright (c) 2020 https://jurnal.uss.ac.id/index.php/clarias/article/view/54 Wed, 02 Dec 2020 00:00:00 +0700 ANALISIS KARAKTERISTIK TOKO PEMPEK BERDASARKAN BAHAN BAKU DI KOTA PALEMBANG https://jurnal.uss.ac.id/index.php/clarias/article/view/55 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik toko pempek berdasarkan kualitas. Penelitian dilaksanakan di enam toko berbeda berdasarkan grade. Grade meliputi Grade I, II,III, IV, V, dan IV. Toko Pempek dibuat berdasarkan grade bahan baku. Bahan baku&nbsp; dari ikan giling. Ikan giling yang digunakan pada Grade I (Ikan kakap dan Ikan Gabus), Grade II (Ikan Gabus), Grade III (Ikan Tenggiri), Grade IV (Ikan Gabus), Grade V (Ikan Tenggiri, Ikan gabus dan Ikan Putak) dan Grade VI (Ikan Belido). Berdasarkan Bahan Baku Pempek Ikan dengan Grade terbaik adalah Grade VI. Hal tersebut dikarenakan Toko membuat pempek menggunakan ikan Giling dengan&nbsp; kualitas bahan baku terbaik yaitu ikan belido giling.</p> Gemala Cahya, Selly Ratna Sari, Elisa Wildayana, Lifianthi Copyright (c) 2020 https://jurnal.uss.ac.id/index.php/clarias/article/view/55 Wed, 02 Dec 2020 00:00:00 +0700 CURAH HUJAN DAN TINGGI MUKA AIR SALURAN DI LAHAN PASANG SURUT KABUPATEN BANYUASIN https://jurnal.uss.ac.id/index.php/clarias/article/view/56 <p>Desa Banyu Urip Kecamatan Tanjung Lago Kabupaten Banyuasin merupakan daerah yang di pengaruhi air pasang dan air surut setiap hari, sungai yang berada dekat desa Banyu Urip adalah sungai Banyuasin dan termasuk sungai besar di Sumatera Selatan. Tinggi muka air saluran dipengaruhi oleh adanya pasang surut air masuk setiap hari dan curah hujan, sehingga adanya hubungan antara debit air saluran dan curah hujan yang setiap harinya. Penelitian dilakukan selama dua bulan yaitu Maret dan April tahun 2018. Ada 5 stasiun pengamatan yaitu saluran sekunder 1, sekunder 11, tersier 11, sekunder 12 dan tersier 12. Data curah hujan di dapat dari Badan Meteorologi dan Geofisika, Kenten, Palembang sedangkan data tinggi permukaan air saluran diambil setiap hari dengan memasang papan ukur air (piscal) di setiap stasiun. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh pasang surut air dan curah hujanterhadap tinggi permukaan air selama penelitian. Bedanya nilai elevasi setiap saluran menunjukkan juga adanya perbedaan kedalam setiap saluran. Selama penelitian curah hujan yang terjadi masuk kedalam kategori sehingga ketersediaan air selalu ada di saluran sehingga pemanfaatannya dapat digunakan untuk pertanian dan kehidupan sehari-hari masyarakat.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong>Kata kunci</strong>: curah hujan, tinggi muka air saluran, pasang surut.</p> Raudhatus Sa'adah, M.Rasyid Ridho, Momon Sodik, Donny Prariska Copyright (c) 2020 https://jurnal.uss.ac.id/index.php/clarias/article/view/56 Wed, 02 Dec 2020 00:00:00 +0700